Selamat datang di blog “NAYLA ELEKTRONIK”, Sedan - Rembang - Jawa Tengah. Komentar Anda sangat bermanfaat demi kemajuan blog ini.

Selasa, 07 Juni 2011

SKEMA PEMANCAR FM TANPA TRIMER

»»  Selengkapnya...

Pemancar FM 12 Watt Untuk ngebrik dan broadcash

Proyek ini adalah proyek masa lalu dijaman masih jadi kuliah tahun 94an yang suka ngoprek elektronik. Dari gaul di udara lewat pemancar FM akhirnya dapat skema pemancar FM 12 W dari teman on air (Juragane Mbako dari pwt yg suka Djarum 76), cukup simpel tapi dapat dipakai ngebrik sampai puluhan KM. Gambar skema lengkap versi protel Kebutuhan tegangan 12V/5A. Antena dapat memakai 1/2 dipole, ground plane, gamma match atau lainnya dengan kabel merek Belden impendans 50 ohm. Untuk pendingin transistor C1971 PCB dilubangi sehingga transistor langung di mounting ke box atau pendingin. Bodi transistor C1971 adalah emitor yang berhubungan dengan ground.

Dan inilah contoh setelah selesai :

Antena gamma match :
Antena gamma match merupakan antena 1/2 lamda dengan tambahan matching impedans yang lebih fleksibel pengaturannya (var kapasitor) dengan menggeser-geser lewat gamma match/roadnya. Jenis antena ini pernah saya rakit (th 1994) dan dipakai untuk pemancar FM dengan hasil bagus pada settingan impedans yang pas. Pengukuran SWR dapat stabil 1:1 cukup kecil. Sayang waktu itu belum ada dokumentasi fotonya Antena saya pasang vertikal hanya drivennya saja di dalam kamar setinggi 170 cm dengan kabel belden RG 58 dapat mencapai paling tidak -+5 Km (dari wirobrajan Gg. Gatotkoco sampai sekitar alun-alun kraton YK) apa lagi jika dipasang diluar rumah dan pada ketinggian cukup tinggi.



Gambar di bawah ini sekema Pemancar FM dengan tabung :


SKEMA PEMANCAR FM TRANSISTOR :

Untuk keterangan lebih lanjut bisa di lihat di http://guru.technosains.com/FM-Breaker.htm

BOSTER 50 WATT PEMACAR FM :
Skema Rangkaian :


Skema PCB Rangkaian Boster FM 50 Watt :

Daftar Komponen :
TR1 ………………. SC1971.
TR2 ………………. SC1964.
C1, 4 ……………… 8 pF ( kondensator trimmer batu ).
C2, 5 . ……………..10 pF ( Kondensator trimmer batu).
C7, 8 ……………….20 pF ( Kondensator trimmer batu).
C3, 6 ……………… 2200 mF/50 V.
L1, 4, 7 …………. Diameter kawat 2mm
Diameter inti udara 8mm .
Jumlah lilitan= 3 lilit.
L2, 5 …………… Diameter kawat 2mm
Diameter inti udara 8mm
Jumlah lilitan= 9 lilit .
R1, 2 …………….. 100 ohm / 2 watt.
L3, 6 …………….. Diameter kawat 0,4mm
*.Catatan : Untuk R1, 2 dan L3, 6 dililitkan bersama .
Cara merakitnya :
1. Kamu beli papan PCB polos di toko elektronik, lalu kamu lukis menggunakan spidol hitam hitam sesuai dengan gambar di atas kemudian rendam pada larutan feriClorida .Tunggu sampai
bagian yang tidak terkena spidol hilang .
1. Kamu beli papan PCB polos di toko elektronik, lalu kamu lukis menggunakan spidol hitam hitam sesuai dengan gambar di atas kemudian rendam pada larutan feriClorida .Tunggu sampai
bagian yang tidak terkena spidol hilang .
2. Setelah papan PCB sudah jadi, bersikan sisa tinta spidol dengan menggunakan kertas amplas halus kemudiaan libangilah pada bagian transistor( TR1, 2 ) membentuk kotak sesuai dengan bentuk transistor itu agar bisa menempel pada plat pendingin .
3. Pasanglah komponen-komponen pada tempatnya sesuai dengan gambar di atas, ingat kaki transistor jangan sampai terbalik .
4. Setelah semua komponen telah terpasang, sambungkan output dari pemancar 5 watt ke input Booster .
5. Di bagian output Booster, kamu pasang Dummy Load sebagai pengganti antena sekaligus untuk mengukur besaran daya keluaran dari Booster yang telah kamu rakit .
6. Sambungkan juga kabel tegangan DC 12V pada Booster, ingan jangan sampai terbalik kabel(+)
dan (-) nya .
7. Untuk mengoptimalkan daya keluaran pada booster, lakukan penyetelan dengan mentrim kondensator trimmer (C1, 2, 4, 5, 7, 8 ) dan merenggangkan Lilitan( L1, 4, 7 ) sampai kamu mendapat daya keluaran yang maksimal .
8. Bila Daya keluran Booster sudah maksimal, kamu bisa mencobanya dengan menyambungkan ke Antena Pemancar FM .
9. Untuk mengetahui kekuatan modulasi dan mengatur ketepatan antena, gunakan SWR Meter .
10. Untuk kabel antena gunakan kabel koaksial RG 58 atau RG 8 yang berimpedansi 50 ohm .
Sumber
»»  Selengkapnya...

SKEMA WIRELESS MICROPHONE FM


Daftar Komponen
1. Resistor : R1 (270 ohm), R2 (4,7 Kohm), R3 (10 Kohm), R4 (100 Kohm), R5 (4,7 Kohm dan R6 (4,7 Kohm)
2. Kapasitor : C1 (0,001 µF), C2 (5,6 pF), C3 (10 µF), C4 (10 µF) dan C5 (3-18 pF)
3. Transistor : Q1 (2N2222) dan Q2 (2N3904)
4. Induktor : L1 (2 lilitan kawat email 1 mm inti udara diameter 10 mm) dan L2 (5 lilitan kawat email 1 mm inti udara diameter 10 mm)
5. Mikrofon
6. Antena
Mari kita perhatikan gambar di atas, suara yang diterima oleh microfon akan diubah oleh mikrofon menjadi sinyal informasi yang berbentuk sinusoidal. Sinyal ac ini kemudian diloloskan oleh C4 menuju basis Q2 untuk diperkuat. Nilai penguatan bergantung pada nilai R4 dan R5. Sinyal yang sudah diperkuat tersebut kemudian diloloskan menuju Q1 untuk kemudian dicampur dengan sinyal frekuensi tinggi. Transistor Q1 berfungsi untuk membangkitkan frekuensi tinggi sekaligus pencampur antara sinyal dari Q2 dengan sinyal frekuensi tinggi yang dihasilkannya sesuai dengan nilai dari C2, C5 dan L2. Kemudian sinyal yang sudah dimodulasi tersebut kemudian dipancarkan oleh antenna.

Silahkan anda pelajari, yang perlu mendapatkan perhatian adalah L1 atau kumparan induktor…
L1 menggunakan inti udara, gunakan kawat email 0,5mm.. gulung sebanyak 2 gulangan dengan diameter 4 s/d 5 mm.
Silahkah dicoba mudah2 berhasil.

Sumber
»»  Selengkapnya...

Membuat Pemancar 80 Meter & FM

Sebelum aku mengenal situs blog atau ber facebook ria aku sudah sering menjalankan hobyku membuat prangkat elektronik. Diawali sejakduduk bangku SMP pada saat itu aku hanya membuat peralatan elektronik sederhana semisal lampu flip flop, suara burung, atau sirine.
Pada waktu duduk di bangku SMA teman dekat rumah mengajak untuk bergabung untuk ikut di komunikasi radio dengan pemancar cepean atau 80 Meter Band. Untuk membuat pesawat pemancar tersebut memang sulit karena aku belum pernah kenal tabung – tabung yang di gunakan untuk pesawat pemancar tersebut.
Dan kawanku menyarankan untuk membuat pesawat ini tak perlu menggunakan tabung memakai transistorpun jadi dan beliau yg memberi skemanya. Hal hasil eksperimen membuatnya gagal karena tak cukup pengetahuan tentang pesawat ini dan aku tanyakan kepada teman kawanku tadi tapi memberi jawabannya mengecewakan dan aku harus ber eksperimen sendiri lagi.
Hal hasil eksperimenku cukup baik, pernah ku coba pesawatku untuk ngebreak ke luar kota ternyata mampu dan gak kalah dengan pemacar jadul yang menggunakan tabung yang cukup mengerikan besar2 panas dan tengangannya tinggi.
Situs blog yg membahas tentang pesawat transistor (ditempatku dinamakan tranjidor namanya mirip alat musik betawi) dan tabung ada di http://jakatriyana.blogdetik.com/index.php/info-listrik-2/80-meter-band/ tapi disini belum cukup keterangan. Maka di blog ini aku akan beritahu bagaimana oscilatornya, trasistornya yang baik untuk pesawat ini dan berapa ampere travo power suplay yang harus diberikan untuk pesawat ini.
Dibawah ini adalah skema pesawat pemacar 80 meter band atau cepean atau juga trajidor yg pernah kucoba dan dapat menyalakan lampu TL 20 watt apabila didekatkan ke antenna dengan cukup terang.

Oscilator pemancar ini menggunakan TR C 828/829 untuk transistor ini tak banyak pengaruhnya walaupun TR ini tidak asli.
Bufer menggunakan TR C 1162 yang ini perlu di ingat apabila menggunakan transistor yg palsu atau tidak cocok maka perakitan selanjutnya sudah dinilai gagal, kenapa gagal ? ini pertanyaan bagus, gagal karena tenaga selanjutnya akan lemah inilah pendorong awal yg baik. Untuk memilih transistor ini yg baik ialah dengan melihat tulisan C 1162 di body transistor buat yg asli tulisan agak hijau dan sulit terlihat dan yg palsu alias aspal tulisannya terang dan berwarna perak.

PEMANCAR PNP FINAL SA 671



VARCO LOGAM UNTUK TX 80 METER

Bila varco final yg tentunya memakai bahan logam sulit di dapatkan di kotamu kamu bisa kreasikan sendiri dengan menggunakan lempengan tembaga atau almunium dan tata cara perakitannya bisa di lihat di http://www.eham.net/articles/5217.

SPUL OSCILATOR UNTUK 80 METER BAND


ELCO (ELEKTROLIT CONDESANTOR)
Untuk Elco pada pemancar Transistor harus ber uF atau mikro farat yg besar untuk meredam suara AC pada waktu memancar
 

Loading Coil pada final TX 80 Mtr


Driver dan final bisa menggunakan TR D 313 untuk Driver cukup satu transistor dan Final menggunakan dua transistor yang kaki2nya di sambung antara B ke B dan C ke C serta E ke E atau 1 buah Transistor D 718 untuk menggunakan TR SD 718 ini tegangannya max 13,5 V tapi kalau menggunakan 2 bh TR SD 313 tegangan Max bisa mencapai 18 volt. Untuk memilih transitor yg baik kamu bisa lihat dari seri transitor tersebut untuk yang asli dan baik untuk pemancar tulisan berwarna hijau atau buram dan hurupnya tidak tebal, untuk yg tidak dapat digunakan untuk pesawat alias aspal tulisannya jelas warna perak hurufnya tebal dan bila kita lihat di luar ruangan menghadap matahari terlihat banyak goresan bekas amplas, dan untuk transistor yg asli atau dapat digunakan untuk TX permukaannya licin mengkilap dengan hurup agak hijau dan agak buram. Kalau masih kesulitan tinggal menanyaka ke penjualnya untuk meminta yg asli biasanya harganya ada beda sedikit untuk yg kurang bagus sekitar Rp 2.500,- untuk yg asli harganya berkisar Rp.5.000,- jadi terhitung masih murah.
Untuk travo suplay 3Ampere – 15 Ampere untuk hasil yg maksimal sebaiknya menggunakan travo di atas 3 Ampere.
Untuk modulasi (amplifier) menggunaka mikrofon condenser mic dan diberi pre amp condeser (ukurannya juga kecil terdiri satu atau dua transistor kecil saja) karena tanpa ini condenser yg ukurannya yg cuma se ujung jari tidak berfungsi, condeser mic ini sangat baik dan sensitif dengan suara2 kecil sekalipun jadi kita tidak capek2 berteriak di depan mic. Untuk tempatnya kamu bisa menggunakan bekas mic atau sock sambunga paralon atau terserah kamu untuk mengkreasikannya.
Bagian ground (-) di hubungkan ketanah dengan kabel dan dihubungkan pipa besi yg di tanam di tanah gunanya untuk menambah sinyal, mengurangi suara AC dari adaptor dan keamanan terhadap petir. Untuk menambah sinyal keluar RFC 300 MA di ganti dengan gulungan email 60 lilit kawat 0.5 mm inti ferit.
ANTENA LONGWIRE :

Untuk penerimanya (radio) bisa kamu rellay jadi sewaktu pemancar on radio of dan sewaktu pemancar of radio on menghidari feedback modulasi.
SKEMA PEMANCAR 80 MTR POWER BESAR
**OSCILATOR**

**BUFER DRIVER DAN FINAL**

Sekema aslinya ada di https://pemancaram80m.wordpress.com/
PEMANCAR MINI 80 MTR
Buat pemula yg ingin mencoba berkomunikasi di 80 meter band bisa mencoba rangkaian pemancar mini 80 meter band, sambil membuat pemancar yg lebih baik. Walaupun mini jangakauwan lumayan jauh kurang lebih 5 Km bisa komunikasi dengan teman2 se kampung itu pengalamanku setelah berkomunikasi dengan teman dekat dan mengenal mereka aku membuat pesawat yg lebih baik dengan bantuan teman2 di 80 meter termasuk kang odik yg sekarang sudah kembali ke kotanya di Tegal. Hingga akhirnya pesawatku dah bisa dx alias menyapa teman2 luar kota.


SKEMA OSCILATOR 80 MTR DENGAN VR (VARIABEL RESISTOR)


NB : Blog lain yg berhubungan dengan TX 80 Mtr Band dan sekemanya ada di https://pemancaram80m.wordpress.com/ dan http://sites.google.com/site/yc3lsbqrp/pemancar-am-80m buat komunitas homebrew ini ada di nanangbondowoso.wordpress.com/ dan untuk mengetahui tata cara membuat antena lahan sempit bisa kamu lihat di yd1chs.wordpress.com/2009/03/10/a-very-small-80m-wire-antenna/
DIBAWAH INI ADALAH SEKEMA PEMANCAR FM

SKEMA PEMANCAR FM POWER 5 WATT

SKEMA PCB FM 5 WATT

Untuk memperbesar tenaganya hingga mencapai 50 WATT bisa menggunakan boster di blog ini pada tulisan Pemancar FM 12 Watt Untuk ngebrik dan broadcash.
Pemancar FM ini gak Cuma buat broadcash saja tapi juga bisa buat komunikasi seperti pemacar 80 meter Cuma kalau 80 mtr di SW1 pesawat radio anda beda dengan FM memakai bawah frekwensi siaran sekitar dibawah 88 atau di atas 108 MhZ. Sekarang ini lagi hangat2nya ngebreak di frekwensi FM ini.
SEKEMA PEMANCAR FM (HASIL GOOGLING)
Buat yang masih ingin ber eksperimen pemacar FM aku kasih lagi sekema yg simple dibawah ini hampir mirip dengan 80 mtr band:


Spul oscilator untuk pemancar FM

Di atas adalah contoh spul oscilator untuk FM kawat email agak lebih besar dan jumlah lilitanya antara 4 s.d 8 lilit, dan untuk spul oscilator 80 meter menggunakan kawat email yang lebih kecil semisal email bagian AC travo 3A dengan 24 lilitan saja.
Silahkah dicoba mudah2 berhasil.

http://agustomank.wordpress.com/membuat-pemancar-80-meter-fm/
»»  Selengkapnya...

Minggu, 05 Juni 2011

USB to serial interface dengan kabel data hp

USB to Serial Port Interface - Komputer saat ini tidak ada port serialnya, padahal dengan port itu kita dapat bereksperiment dengan mikrokontroler (MK), sebagai programmer atau beberapa peralatan lama mungkin masih memerlukan port serial. Memang ada yang jual serial to USB, harganya mulai 65rb hingga 200rb an, buatan China, hasilnya lumayan , yang merk BAFO kelihatannya lebih baik, keluarannya db9, persis serial port asli. Solusi lain adalah dengan memanfaatkan kabel data handphone yang banyak dijual dipasaran, harganya berkisar 50rb, tapi mesti dimodifikasi ujungnya dengan koneksi ke header 4 pin masing-masing Ground, Vcc, Tx (transmit data) dan Rx (receive data). Perlu diketahui bahwa USB itu ada 4 kabel, ada Vcc (5V), Data+ dan Data- serta Gnd (0V), jadi supplynya bisa dimanfaatkan, tapi jangan kelewat batas arus (100mA). Level sinyal output dan input kabel data adalah digital TTL, Vcc 5Volt atau 3 Volt, jadi sudah kompatibel dengan MK, tidak usah diberi konvertor seperti halnya serial port asli PC yang level tegangannya adalah RS232, yang perlu dikonversi dengan IC 232 atau dengan konfigurasi transistor. Berikut beberapa contoh kabel data yang dapat digunakan;



DCU-11 - digunakan untuk Sony Ericsson tipe lama, tapi mungkin masih banyak yangcari, karena bisa digunakan untuk internetan, lihat pada gambar dcu-11 , tentu saja bagian konektornya harus dibuka untuk solder kabel keluar. Dari port USB hingga konektor HP (yang berbentuk jajaran genjang) masih pakai 4 kabel asli interface USB yaitu biru: Ground, putih dan hijau: Data (differential data), orange:+5V (Vcc). Karena Vcc sampai keujung konektor, ini bisa dimanfaatkan untuk mensuply MK Programmer maupun MK Target, jadi tidak perlu bikin power supply. Untuk data Rx diambil dari pin no 4 (dari kiri) pada segment konektor kanan dan Tx pada pin no 5. Tx artinya data keluar dari ke PC, Rx data masuk dari PC, koneksikan kedua sinyal tersebut bersama Ground dan +5V keluar, dengan urutan pada header female yaitu Ground (pin 2 segmen kiri), +5V (Vcc) - pin 1 segmen kiri, Tx dan Rx .

DKU-5 Nokia, DKU 5 ini murah sekali, digunakan untuk kabel data nokia, yang sebenarnya adalah USB to Serial, Drivernya kalau tidak Prolific, ya HugePine, kabelnya sedikit, anda harus bongkar ujungnya, nah anda harus cari 4 kabel mana yang Vcc, Gnd, Tx dan Rx, kalau diberi penjelasan warna, kemungkinan warnanya beda, saya dapatkan merah adalah Gnd, putih Tx, coklat Rx, Vcc tak bisa didapat, ambil langsung dari konektor USBnya saja. Ini petunjuk untuk mendapatkannya, anda harus gunakan hyperteminal atau semacamnya, setelah anda install drivernya, menjalankan hyperterminal dengan memilih port yang sesuai, maka jika anda menyentuh ujung kabel Rx, dilayar akan muncul karakter yang macem2, karena tangan anda sebagai antena, dan masuklah sinyal noise, sehingga dianggap data, dan ditampilkan dilayar. Selanjutnya cari Tx dengan menggabungkan dengan Rx, jika cocok, apa yang anda ketik akan di echo-kan atau didouble-kan, misalnya keti a, akan tampak dilayar aa dst, tentunya fasilitas echo dilayar di hyperterminal harus di enable-kan. Untuk mencari Gnd, ukur tegangan dengan Tx yang pada keadaan diam, tidak ada data dikirim, bertegangan hi, atau 5V, nah mencari Vcc yang 5 Volt, tentunya mudah, tinggal ukur kabel yang lain terhadap Gnd, kalu 5V ya itulah dia, tetapi sepertinya DKU5 ujungnya tak ada 5V-nya. Dengan cara yang sama anda juga bisa gunakan kabel data CA42.

Untuk menjalankannya anda harus install driver, selanjutnya pilih COM yang sesuai dengan inteface-nya, kadang COM3, kadang COM22, tergantung hardware dan software yang ada di PC anda. Kelihatannya drivernya tidak stabil dan kadang minta direstart ulang, dengan cara mencabut dan memasukan kembali konektor USB-nya, jika gagal koneksi, akan muncul error unable to write atau unable to open COMxx.



Anda bisa langsung koneksikan Tx ke Rx Programmer, seperti isp4, dan Rx ke Tx, jangan lupa Gnd harus dihubungkan, sedangkan Vcc 5V jika ada bisa dimanfaatkan untuk power supply ke programmer mikrokontroler atau rangkaian mikrokontroler yang lain.

http://www.elektro.undip.ac.id/kenung/?p=191
»»  Selengkapnya...
Nayla Elektronik © 2008. Design by :Yanku Templates Diotak-atik Oleh : Lek Ipul © 06-Juni-2010. Sponsored by: Tutorial87 Commentcute